Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) Dan Surface Distres Index (SDI) Pada Jalan Panti–Lundar Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman STA 36+000 - 38+000
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Kerusakan permukaan jalan dapat menurunkan kenyamanan, keselamatan, dan keberlanjutan pelayanan transportasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kerusakan, menilai kondisi perkerasan, serta membandingkan hasil metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI) pada ruas Jalan Panti–Lundar, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh melalui survei visual pada ruas sepanjang 2 km dengan lebar 3 m yang dibagi menjadi 20 segmen masing-masing 100 m. Analisis PCI meliputi density, deduct value, total deduct value, corrected deduct value, dan PCI. Analisis SDI meliputi luas retak, lebar retak, jumlah lubang, dan bekas roda. Hasil menunjukkan tiga jenis kerusakan, yaitu lubang, retak kulit buaya, dan retak samping. Nilai rata-rata PCI berdasarkan tabel hasil perhitungan 20 segmen adalah 71,25 dan termasuk kategori sangat baik. Nilai rata-rata SDI adalah 45 dan termasuk kategori baik. Kedua metode sama-sama menunjukkan perlunya pemeliharaan rutin, tetapi tingkat sensitivitas penilaiannya berbeda. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan PCI dan SDI secara berdampingan dapat memberikan dasar evaluasi kondisi permukaan jalan yang lebih informatif.