Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Renovasi Gedung Kantor Pengadilan Negeri Payakumbuh Menggunakan Program Nvivo di Kota Payakumbuh

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Fitriani
Masril

Abstrak

Penggunaan semen dalam jumlah besar pada konstruksi beton berdampak pada tingginya biaya produksi. Di sisi lain, limbah fly ash dari aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kalimantan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian semen dengan fly ash terhadap kuat tekan beton target mutu 20 MPa pada umur 14 dan 28 hari, serta menentukan persentase penggunaan yang paling optimal. Penelitian eksperimental kuantitatif ini menggunakan benda uji kubus berukuran 15 cm × 15 cm × 15 cm dengan variasi fly ash sebesar 0%, 10%, dan 20%. Pengujian dilakukan menggunakan Compression Testing Machine berdasarkan SNI 1974:2011. Hasil penelitian umur 28 hari menunjukkan kuat tekan beton normal sebesar 16,62 MPa, variasi 10% sebesar 17,57 MPa, dan variasi 20% sebesar 20,70 MPa. Substitusi fly ash berpengaruh positif terhadap peningkatan kuat tekan beton, dengan persentase 20% sebagai campuran optimal yang berhasil memenuhi target mutu rencana.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Fitriani, Masril, & Surya Eka Priana. (2026). Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Renovasi Gedung Kantor Pengadilan Negeri Payakumbuh Menggunakan Program Nvivo di Kota Payakumbuh. Rangkiang Jurnal , 2(2), 99–111. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/238