ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN BINA MARGA (STUDI KASUS JALAN MANGGOPOH – PADANG LUA, NAGARI SUNGAI LANDIA KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mhd Bilma’Rufi Alwusqa
Selpa Dewi
Muhammad Taufiq

Abstrak

Abstrak. Jalan merupakan infrastruktur darat utama bagi lalu lintas yang mencakup seluruh bangunan pelengkapnya. Ruas Jalan Manggopoh – Padang Lua Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam terletak di kawasan perbukitan bercurah hujan tinggi dan rawan longsor, sehingga berpotensi mengalami kerusakan perkerasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kerusakan serta menentukan nilai kondisi perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga. Penelitian dilakukan sepanjang 3 km (STA 55+000 hingga STA 58+000) dengan lebar jalan 4,5 m. Data primer diperoleh melalui survei visual lapangan untuk mengukur dimensi dan jenis kerusakan. Analisis PCI dilakukan melalui perhitungan density, deduct value, dan corrected deduct value (CDV). Sementara itu, metode Bina Marga digunakan untuk menentukan urutan prioritas penanganan berbasis tingkat kerusakan dan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan berupa retak buaya, retak blok, retak tepi, retak sambungan, lubang, tambalan, depresi, dan penurunan bahu jalan. Nilai PCI tiap segmen berkisar antara 44 hingga 66, dengan nilai rata-rata sebesar 54,53 yang masuk kategori sedang (fair). Berdasarkan metode Bina Marga, ruas jalan ini masuk program pemeliharaan berkala berupa penutupan retak, penambalan lubang, perbaikan bahu jalan, dan pelapisan ulang (overlay) guna mencegah kerusakan lebih berat.


 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Alwusqa, M. B., Selpa Dewi, & Muhammad Taufiq. (2026). ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN BINA MARGA (STUDI KASUS JALAN MANGGOPOH – PADANG LUA, NAGARI SUNGAI LANDIA KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM). Rangkiang Jurnal , 2(2), 76–86. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/237