Pengaruh Substitusi Parsial Abu Kulit Durian Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Beton dengan Agregat Halus Asal Palembayan

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Urip Budi Prastio
Deddy Kurniawan
Zuheldi

Abstrak

Beton merupakan material konstruksi utama yang tersusun atas semen, agregat halus, agregat kasar, dan air, namun tingginya konsumsi semen Portland berkontribusi besar terhadap emisi karbon dioksida global sehingga diperlukan material substitusi yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial abu kulit durian terhadap kuat tekan dan porositas beton yang menggunakan agregat halus asal Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi substitusi abu kulit durian sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen pada beton mutu rencana K-250, menggunakan benda uji kubus berukuran 15×15×15 cm sebanyak 3 buah untuk setiap variasi, yang diuji kuat tekan dan porositasnya pada umur 7 hari mengacu pada SNI dan ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi 5% abu kulit durian memberikan hasil terbaik, dengan kuat tekan sebesar 15,03 MPa dan porositas sebesar 5,58%, lebih baik dibandingkan beton normal (14,45 MPa; 5,88%). Peningkatan substitusi menjadi 10%, 15%, dan 20% justru menurunkan kuat tekan menjadi berturut-turut 14,51 MPa, 13,60 MPa, dan 12,29 MPa, serta meningkatkan porositas menjadi 5,88%, 6,84%, dan 7,44%. Dengan demikian, substitusi abu kulit durian sebesar 5% dari berat semen merupakan kadar optimum yang mampu meningkatkan kuat tekan sekaligus menurunkan porositas beton pada umur pengujian 7 hari.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Budi Prastio, U., Kurniawan , D., & Zuheldi. (2026). Pengaruh Substitusi Parsial Abu Kulit Durian Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Beton dengan Agregat Halus Asal Palembayan. Rangkiang Jurnal , 2(2), 1–11. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/227