Identifikasi Penerapan Kriteria Bangunan Gedung Hijau (BGH) Tahap Perencanaan Teknis pada Gedung RKB SMAN 2 Bukittinggi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Fahira Sepnadithalia
Masril
Zuheldi

Abstrak

Pembangunan gedung pendidikan yang berkelanjutan menjadi salah satu upaya penting dalam mendukung pengurangan dampak lingkungan dari peningkatan efisiensi sumber daya. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah konsep Bangunan Gedung Hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penerapan kriteria Bangunan Gedung Hijau pada tahap perencanaan teknis Gedung Ruang Kelas Baru SMAN 2 Bukittnggi berdasarkan PERMEN PUPR 21/2021 tentang Peniaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Metode penelitian yang diguakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara membandingkan kondisi perencanaan teknis gedung dengan kriteria dan indikator Bangunan Gedung Hijau. Hasi peneltian menunjukkan bahwa penerapan kriteria Bangunan Gedung Hijau pada tahap perencanaan teknis Gedung Ruang Kelas Baru SMAN 2 Bukittinggi memperoleh total nilai sebesar 65 poin dari total maksimum 165 poin.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Sepnadithalia, F., Masril, & Zuheldi. (2026). Identifikasi Penerapan Kriteria Bangunan Gedung Hijau (BGH) Tahap Perencanaan Teknis pada Gedung RKB SMAN 2 Bukittinggi . Rangkiang Jurnal , 2(2), 54–63. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/202