Analisis Dampak Sistem Manajemen Kontruksi Drainase Terhadap Lingkungan di Wilayah Panti Kabupaten Pasaman
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pembangunan drainase di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman bertujuan untuk mengurangi genangan dan banjir, namun dalam pelaksanaannya menimbulkan dampak lingkungan yang dipengaruhi oleh sistem manajemen konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak lingkungan akibat sistem manajemen konstruksi drainase serta upaya perbaikannya agar lebih ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan mixed methods (kualitatif–kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan drainase memiliki Indeks Dampak Lingkungan (IDL) sebesar 4,07 atau 81% (kategori tinggi), sedangkan Indeks Manajemen Konstruksi (IMK) sebesar 3,02 atau 61% (kategori cukup optimal). Hal ini menunjukkan bahwa manajemen konstruksi yang belum optimal masih berkontribusi terhadap tingginya dampak lingkungan selama pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, peningkatan pengawasan, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta edukasi pekerja dan masyarakat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan sistem drainase. Penelitian ini memberikan manfaat akademis dan praktis bagi pembangunan manajemen proyek kontruksi di daerah.