Analisis Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Jalan Di Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Gobi Yusuf

Abstrak


Keterlambatan proyek konstruksi masih menjadi permasalahan umum di Kabupaten Pasaman, termasuk pada proyek Jalan di Mapat Tunggul. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan manajemen proyek, mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan, serta merumuskan upaya penyelesaiannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods), yaitu pendekatan kualitatif yang diperkuat dengan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek jalan belum optimal pada unsur 5M + 1E, dengan permasalahan dominan pada Method akibat perencanaan yang tidak mempertimbangkan cuaca (90%, mean 0,90) serta kuat dipengaruhi faktor Environment (90%, mean 0,90). Keterlambatan didominasi oleh Environment atau faktor lingkungan (90%, mean 0,90; akses 80%, mean 0,80), diikuti kelemahan Method atau manajemen waktu (80%, mean 0,80) serta faktor teknis (Machine dan Material) dan sumber daya (Man) (60%–70%, mean 0,60-0,70). Oleh karena itu, diperlukan perencanaan adaptif, penguatan pengawasan, optimalisasi sumber daya, peningkatan koordinasi, dan pemanfaatan teknologi untuk meminimalkan keterlambatan proyek. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kontraktor, konsultan pengawas, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek jalan di daerah.


##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Yusuf, G., Dewi, S., & Zuheldi. (2026). Analisis Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Jalan Di Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman. Rangkiang Jurnal , 2(1), 242–251. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/197