Analisis Tarif Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay, dan Willingness To Pay Bus DAMRI Rute Kota Padang – Bandara Internasional Minangkabau
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Transportasi publik merupakan komponen fundamental dalam sistem mobilitas masyarakat yang berperan besar dalam menunjang aktivitas sosial ekonomi serta mendorong pembangunan daerah. Ketersediaan moda transportasi yang efisien, terjangkau, dan terintegrasi tidak hanya memudahkan pergerakan penduduk tetapi juga meningkatkan produktivitas serta daya saing wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarif layanan Bus DAMRI rute Kota Padang – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan pendekatan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Ability to Pay (ATP), dan Willingness to Pay (WTP). Pada penelitian kali ini menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Analisis BOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya Operasional Kendaraan (BOK) per penumpang sebesar Rp10.842, sedangkan kemampuan membayar (ATP) masyarakat rata-rata sebesar Rp26.600 dan kesediaan membayar (WTP) sebesar Rp32.800. Tarif aktual saat ini sebesar Rp30.000 berada di antara nilai BOK dan WTP, menunjukkan bahwa tarif tersebut sudah layak, rasional, dan efisien. Selain itu, tarif ini masih terjangkau bagi masyarakat dan berpotensi untuk dinaikkan jika disertai peningkatan kualitas layanan.