Analisa Ketahanan Struktur Rumah Gadang Terhadap Beban Gempa di Kampung Tinggam Nagari Kajai Pasaman Barat

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Anggi Syahputri
Masril
Zuheldi

Abstrak

Rumah Gadang di Kampung Tinggam, Nagari Kajai, Pasaman Barat merupakan bangunan tradisional Minangkabau yang memiliki nilai budaya tinggi. Namun, lokasinya di zona seismik aktif mengharuskan analisis ketahanan terhadap beban gempa. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan struktur dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kekuatan serta stabilitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan simulasi struktur menggunakan perangkat lunak SAP2000 v22 berdasarkan data dimensi aktual dan parameter gempa sesuai SNI 1726:2019. Titik kritis terdapat pada sambungan pasak kayu dengan tegangan geser mencapai 6,37 MPa (melebihi batas izin Kayu Surian 4,8 MPa). Faktor pendukung ketahanan adalah sistem pondasi umpak batu yang berfungsi sebagai base isolation sederhana dan fleksibilitas material kayu. Disarankan perkuatan sambungan pasak dengan diameter lebih besar (≥60 mm). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rumah Gadang memerlukan perbaikan pada sambungan untuk meningkatkan ketahanan terhadap gempa kuat.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Syahputri, A., Masril, & Zuheldi. (2026). Analisa Ketahanan Struktur Rumah Gadang Terhadap Beban Gempa di Kampung Tinggam Nagari Kajai Pasaman Barat. Rangkiang Jurnal , 2(1), 103–110. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/132