Analisis Ketahanan Struktur Rumah Gadang Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Sumatera Barat
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Berdasarkan keyakinan bahwa kearifan lokal arsitektur tradisional kerap menyimpan prinsip ketahanan bencana, penelitian ini menguji validitas ilmiahnya melalui studi ketahanan gempa pada Rumah Gadang di Nagari Sinurut, Pasaman Barat. Fokus analisis tertuju pada tiga elemen kunci: komponen kayu, sambungan pasak kayu, dan pondasi batu umpak, dengan tujuan mengevaluasi kapasitas strukturalnya dalam menahan beban statis dan dinamis. Metode yang digunakan menggabungkan survei lapangan, pengukuran langsung, dan pemodelan numerik dengan software SAP2000 untuk mensimulasikan respons struktur. Hasilnya membuktikan keefektifan desain tradisional ini. Tiang utama dari kayu Surian (20x20 cm) memiliki faktor keamanan mencapai 73, jauh melampaui standar SNI. Sambungan pasak kayu juga menunjukkan kuat geser dan tumpu yang memadai, memberikan fleksibilitas dan disipasi energi optimal saat gempa. Disimpulkan bahwa integrasi antara pondasi umpak, sambungan pasak, dan material kayu pada Rumah Gadang membentuk sistem yang sangat efektif untuk antisipasi gempa. Temuan ini tidak hanya mengukuhkan nilai konservasi arsitektur tradisional, tetapi juga menjadi acuan berharga bagi pengembangan arsitektur tahan gempa yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal, dengan rekomendasi untuk melakukan pemeliharaan rutin guna mempertahankan kinerja optimalnya.