Penggaruh Modulus Kehalusan Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Menggunakan Tiga Quarry Berbeda

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ilham Mukti Fajri Ilham
Selpa Dewi
Zuheldi

Abstrak

Abstrak. Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan dalam berbagai proyek infrastruktur, di mana kualitasnya sangat dipengaruhi oleh karakteristik agregat halus. Salah satu faktor penting adalah modulus kehalusan (FM), yang berperan dalam kebutuhan air, workability, serta kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai FM pasir dari tiga quarry berbeda, yaitu pasir Vulkanik Gunung Marapi (FM 2,81), pasir Palembayan (FM 2,40), dan pasir Sitikai (FM 2,70), terhadap kuat tekan beton mutu K-250. Penelitian dilakukan melalui uji laboratorium di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dengan benda uji kubus berukuran 15×15×15 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, disertai pemeriksaan gradasi, berat jenis, kadar air, dan specific gravity agregat. Hasil menunjukkan adanya perbedaan kuat tekan beton antar ketiga pasir. Pasir Vulkanik menghasilkan kuat tekan 163,15; 217,54; dan 271,92 kg/cm², pasir Palembayan 172,22; 213; dan 253,79 kg/cm², sedangkan pasir Sitikai 145,02; 203,94; dan 231,13 kg/cm². Perbandingan ini mengindikasikan bahwa nilai FM dalam kisaran 2,4–2,9 memberikan hasil yang relatif optimal. Dengan demikian, ketiga pasir dapat dimanfaatkan sebagai agregat halus, meskipun menghasilkan variasi kuat tekan yang berbeda.


 


Kata kunci: beton, modulus kehalusan, agregat halus, kuat tekan, quarry

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Ilham, I. M. F., Dewi, S., & Zuheldi. (2026). Penggaruh Modulus Kehalusan Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Menggunakan Tiga Quarry Berbeda. Rangkiang Jurnal , 2(1), 43–48. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/117