Analisis Biaya Dan Waktu Menggunakan Earned Value Method (EVM) (Studi Kasus Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi)
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Abstrak. Pengendalian biaya waktu yang baik diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan biaya dan waktu yang direncanakan. Keberhasilan proyek biasanya dapat dilihat dari waktu penyelesaian dan biaya yang dikeluarkan tanpa mengurangi mutu hasil. Tujuan penelitian adalah meninjau waktu dan biaya proyek menggunakan Metode Earned Value pada Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Puskesmas Guguk Panjang di Kota Bukittinggi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis nilai hasil atau Earned Value. Studi ini menyatakan nilai SPI < 1 pada bulan ke-1, bulan ke-4 dan bulan ke-5.ini menandakan terjadi keterlambatan pada pelaksaan pekerjaan. Bulan ke-2 dan bulan ketiga nilai SPI > 1. Ini menyatakan proyek mangalami percepatan. Dan pelaporan bulan ke-6 nilai SPI = 1 dimana proyek dapat selesai sesuai dengan waktu yang direncanakan. Nilai CV (Cost Varian) pada bulan ke-1 sampai dengan bulan ke-5 bernilai negative (-). Menandakan biaya yang dikeluarkan lebih besar dari biaya yang direncanakan. Pada bulan ke-6 nilai CV = 0,00 dengan artian biaya proyek sesuai dengan biaya yang direncanakan. Hasil perhitungan perkiraan total biaya untuk seluruh pekerjaan adalah sebesar Rp7.669.000.000,00 dengan waktu penyelesaian proyek adalah 150 hari yang berarti sesuai dengan waktu yang direncanakan.