Pengaruh Kulit Kerang Pensi Sebagai Substitusi Agregat Kasar Pada Beton K- 250 Terhadap Kuat Tekan Beton

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Aulia Rahman
Selpa Dewi
Zuheldi

Abstrak

Keterbatasan agregat kasar dalam industri konstruksi mendorong pemanfaatan material alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini menganalisis pengaruh kulit kerang pensi sebagai substitusi sebagian agregat kasar dengan tambahan bahan aditif terhadap kuat tekan beton. Kulit kerang pensi dari Kecamatan Tilatang Kamang digunakan sebagai agregat dengan variasi 5%, 10%, dan 15% dari total agregat kasar, serta ditambahkan 1% Sikacim Concrete Additive dari berat semen. Metode penelitian berupa eksperimen laboratorium dengan benda uji kubus 15×15×15 cm, yang kemudian diuji kuat tekannya pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil menunjukkan substitusi kulit kerang pensi memengaruhi kekuatan beton. Variasi 5% menghasilkan kuat tekan tertinggi 267,60 Kg/cm² pada 28 hari, sedangkan variasi 10% dan 15% menurun menjadi 203,94 Kg/cm² dan 195,31 Kg/cm². Penambahan aditif terbukti meningkatkan workability serta mengurangi porositas beton. Substitusi 5% dengan 1% aditif merupakan komposisi optimal yang menghasilkan beton kuat, berkelanjutan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Rahman, A., Dewi, S., & Zuheldi. (2026). Pengaruh Kulit Kerang Pensi Sebagai Substitusi Agregat Kasar Pada Beton K- 250 Terhadap Kuat Tekan Beton. Rangkiang Jurnal , 2(1), 172–181. Diambil dari https://rangkiangjurnal.com/index.php/rangkiang/article/view/107